Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis bahan pangan lokal kini menjadi senjata utama Posyandu dalam mencegah dan mengatasi stunting pada balita bermasalah gizi dan pada ibu hamil. Berbeda dengan biskuit kemasan pabrik, PMT lokal menghadirkan makanan bergizi yang dimasak langsung menggunakan sumber daya alam di sekitar lingkungan desa. Pendekatan ini membuat makanan menjadi lebih segar, padat gizi, bebas pengawet, dan lebih mudah diterima oleh lidah anak-anak.
Peran Vital Kader Posyandu Di balik keberhasilan nutrisi ini, terdapat dedikasi dan kerja keras para kader Posyandu yang menjadi ujung tombak di lapangan. Tanggung jawab mereka mencakup Distribusi dan Edukasi dimana saat membagikan kudapan atau makan siang, kader tidak hanya menyuapi balita, tetapi juga memberikan penyuluhan gizi kepada para ibu agar terbiasa mengolah bahan serupa di rumah.
Kandungan Andalan dalam Menu PMT Lokal Bahan yang dipilih oleh para kader biasanya sangat mudah ditemukan, murah, namun memiliki dampak signifikan bagi lonjakan pertumbuhan anak.